Spanduk PH Out Mendadak Muncul Di Laga Uji Coba PSMS Medan Kontra Gumarang

MEDANSPORT.COM- MEDAN--Spanduk bertuliskan 'Philep Hansen segera keluar dari PSMS Medan' mendadak muncul di sisi Tribun Timur Stadion Teladan, saat PSMS melakoni laga uji coba menghadapi Gumarang, Jumat (11/9/2020) sore.

Bahkan spanduk kecil, bertuliskan PH Out di sampingnya sekan coba menunjukkan kekecewaan fans setia PSMS dalam hal ini Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan atas kinerja sang arsitek Philep Hansen (PH).

Namun keberadaan spanduk yang sempat menarik perhatian penonton itu hanya bertahan 15 menit, setelah tim keamanan Stadion Teladan langsung menurunkannya.

Seperti diketahui, sehari sebelumnya, Ketua SMeCK Hooligan Pusat, Lawren Simorangkir sempat mengungkapkan kekecewaannya dan menilai Philep Hansen tak layak melatih klub kecintaan Kota Medan itu, dan meminta dirinya untuk segera mundur.

Selain tak memiliki prestasi mentereng, Philep juga dinggap tak berjiwa besar dengan menyalahkan pemainnya saat melakoni uji coba kontra PSAD dengan hasil seri 2-2.

"Kita gak punya alasan lagi, karena kita sudah muak. Apapun hasilnya tetap pelatih yang bertanggung jawab karena dia yang menentukan pemain. Gak cocok rasanya, dan memang harus diganti," tegas Lawren.

Selain itu Lawren juga meminta manajemen segera mengganti PH sebelum Liga 2 bergulir.

"Kita mau dia (Philep) segera turun, jangan tunggu lama lagi," ucapnya.

Menyikapi tuntutan itu, manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang mengakui keresahan dan keinginan para suporter.

*Manajemen Berencana Datangkan Pelatih Asing Dampingi PH

Ke depan, pihaknya berencana mendatangkan pelatih berlisensi A untuk mendampingi Philep Hansen mengarungi Liga 2 musim ini.

"Kita tetap pertahankan Philep, hanya saja kita berencana mendatangkan pelatih baru yang nantinya akan ditempatkn sebagai direktur teknik menemani pelatih kepala Philep Hansen," terangnya.

Disinggung, siapa sosok tersebut Mulyadi belum bisa menjelaskan secara rinci, namun sudah coba melobi beberapa pelatih.

"Kita sudah hubungi beberapa orang termasuk pelatih asing. Yang jelas punya pengalaman dan punya lisensi yang baiklah," sebutnya. (*)