Catatan Awal Musim 2020

Kemenangan PSMS Sucikan Noda Yang Tercurah Di Pojokan Tribun Utara

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- PSMS Medan sukses menjinakkan lawannya AA Tiga Naga di laga perdana Kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2020 dengan skor 2-1 di Stadion Teladan Medan, Minggu (15/3/2020) sore kemarin.

Sayang, kemenangan yang diraih dengan susah payah dan penuh cucuran keringat itu pun harus ternoda dengan aksi tak terpuji salah satu kelompok suporter yang nekat menyalakan flare di penghujung laga.

Alhasil, bentrokan pun tak terelakkan. Aksi saling pukul dan saling lempar suguhkan pemandangan mencekam di sisi Tribun Utara.

Sikap kepemimpinan sang kapten Legimin yang terpanggil dan coba menenangkan suporter dari sisi lapangan tak berhasil. Emosi massa yang tersulut tak mampu dipadamkan. Bentrok terus berlangsung hingga mengakibatkan petugas keamanan dari pihak kepolisian terluka dan harus mendapatkan perawatan.

Insiden itu juga membuat manajemen langsung mengambil langkah tegas dengan melaporkan suporter ke pihak berwajib. Hasilnya, sejumlah suoporter pemicu kerusuhan kini ditahan pihak kepolisian.

Tak menutup kemungkinan, kelompok suporter tersebut terancam tak lagi mendapatkan izin untuk masuk ke area stadion Teladan Medan di setiap laga PSMS musim ini.

Namun, di balik insiden itu, ada sisi positif yang disampaikan Pelatih PSMS Philep Hansen usai laga. Philep tak ingin membahas kericuhan dan lebih memilih memanjatkan syukur atas hasil positif yang didapat anak asuhnya.

Pastinya Philep menilai kemenangan itu akan menjadi motivasi tambahan bagi PSMS untuk mengarungi laga berikutnya.

"Terlebih memang di laga ini, tim bermain dengan 10 pemain mulai babak kedua. Tapi berkat semangat anak-anak dan tekad untuk menang, Alhamdulillah tiga angka bisa didapat," ujarnya di hadapan awak media, usai laga.

Bahkan Philep juga mengungkapkan bila pemainnya sempat gugup di awal-awal babak pertama, di balik tuntutan besar agar timnya bisa menang.

"Namun akhirnya setelah sempat tertinggal, anak-anak bisa bangkit. Tentu hasil ini berkat kerja keras pemain selama laga," tutupnya.

Ya, kemenangan pertama yang begitu berarti ini diharapkan bisa membasuh noda yang tercurah di balik bayang-bayang ancaman denda demi menatap Liga 1. (*)