Wacana Klub Anggota PSMS Jaring Ketum Baru Menggema, Ketua Askot Medan Langsung Bersuara

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Adanya wacana klub anggota PSMS Medan yang akan menggelar Rapat Anggota Biasa (RAB) di Hotel Dhaksina, 19 Januari mendatang, dalam proses penjaringan Ketua Umum Baru, langsung direspon Ketua Askot PSSI Medan, Iswanda Nanda Ramli.

Pria yang akrab disapa Nanda ini menjelaskan jika langkah para pengurus klub ini akan berpotensi menghadirkan dualisme jilid baru. Mengingat saat ini PSMS Medan telah memiliki pengurus di bawah naungan PT Kinantan.

Dalam kesempatan itu, Nanda pun menjelaskan jika dalam statuta PSSI bahwa setiap anggota klub eks perserikatan berada di bawah naungan Asosiasi Kabupaten (Askab) atau Asosiasi Kota (Askot) di tiap kota.

"PSMS baru saja selesai dari masalah dualisme logo. Kita berharap jangan ada lagi dualisme, biarkan klub ini dibina oleh Gubernur Sumut dan mari kita dukung agar klub kebanggaan Kota Medan ini bisa kembali menorehkan prestasi dan bersaing di liga teratas musim mendatang," harap Nanda, saat ditemui Medansport.id, Selasa (7/1/2020) sore.

Apalagi sambungnya PSMS saat ini tengah berjuang mengikuti Liga 2 dan berharap dukungan dari sponsor agar bisa berpartisipasi.

"Kalau ada lagi dualisme bagaimana mendapatkan sponsor? Sementara kita tahu belakangan prahara logo sudah membuat sejumlah sponsor takut dan menarik diri," sebutnya.

Untuk itu Nanda mengajak kepada sejumlah klub agar ikut mendukung program Askot dalam kalender 2020 yakni pembinaan pemain muda agar ke depannya bisa melahirkan pesepakbola daerah untuk membela klub PSMS Medan.

"Pengurus klub baiknya bersama Askot mendukung agenda kompetisi yang sudah disiapkan dalam kalender kegiatan 2020 dalam melahirkan pesepakbola yang handal dan bisa mengharumkan daerah. Karena bukan kerjaan PSMS lagi untuk menggelar kompetisi," ucap Nanda.

Walaupun begitu, Nanda berharap semua pihak bisa duduk bersama dan membahas masalah ini dengan lapang dada dan hati sejuk.

"Perlu juga duduk bersama dan membahas bagaimana bisa bersama-sama membawa PSMS Medan menjadi klub yang disegani dan penuh prestasi seperti dulu lagi," harapnya.

Sejauh ini bilang Nanda, sebanyak 23 klub sudah tergabung bersama Askot PSSI Medan dari total 40 klub yang ada.

Sebelumnya, rencana RAB ini digelar karena masa bakti kepengurusan periode 2015-2019 telah berakhir.

Dijelaskan, RAB ini memiliki empat agenda. Agenda pertama adalah memiliki ketua umum baru. Kemudian merubah AD/RT PSMS dan mendirikan badan hukum atau badan usaha. Terakhir mematang pelaksanaan turnamen antar klub PSMS.

Untuk mematangkan RAB tersebut, telah digelar pertemuan yang dihadiri 23 klub pada Minggu (5/1/2020) kemarin. Hasilnya, klub sepakat memilih H Sumardi (Sinar Medan) sebagai ketua panitia.

Mereka juga memilih penasehat Fauji Hasballah (Kasawan Putra), Dolly Sinumba (Padanglawas Putra), Husni Mustafa (Kurnia FC) dan H Syamsir Almance (Sinar Belawan). Lalu Fadilla Hutri SH dan Boasa Simanjuntak sebagai Steering Committee (SC).

Sedangkan Ketua Penjaringan dijabat oleh Suherman SE (PS PTPN III). Penjaringan dibuka mulai Selasa (7/1) hingga 14 Januari mendatang. (*)