*Edy Juga Singgung Sosok Aneh Si Pemilik PSMS
Edy juga tak luput menyentil sosok pria aneh yang mendadak mengaku sebagai pemilik PSMS. Dirinya heran tim yang sudah ada sejak 1950 tiba-tiba diakui sebagai milik pribadi seseorang yang justru lahir tahun 1980 an.

“Ada orang lahir tahun 80 tiba-tiba ngaku punya PSMS . Dan wartawan dan DPR pun justru mendukung dan mengiyakan. Kiamatlah dunia ini. Kita bukan minta wartawan dukung PSMS tapi minta agar memberitakan satu kebenaran, itu saja,” harapnya.
Edy pun menegaskan akan melawan dan menyingkirkan orang yang coba merusak PSMS.
“Siapapun yang coba mengganggu PSMS akan kita lawan,” ujarnya.
Disinggung keyakinannya menatap Liga 1 dan calon lawan terkuat yang layak diwaspadai, Edy mengaku tak pernah ragu dan optimis tim binaannya itu akan lolos ke kasta tertinggi di tanah air musim mendatang.
“Lawan terkuat kita di babak 8 besar ya PSMS Medan, gak ada yang lain,” tutupnya. (*)






