Pasca Pengunduran Jadwal

PSMS ‘Terancam’, Babel United Wacanakan Tempat Netral

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Batalnya laga PSMS Medan kontra Aceh Babel United untuk kedua kalinya atas alasan keamanan, berdampak cukup besar akan nasib PSMS Medan.

Pasalnya, manajemen pengurus PSMS yang terus berupaya agar laga tersebut bisa digelar di Stadion Teladan, sedikit terganggu dengan adanya wacana tim tamu Babel United yang ingin laga tersebut dihelat di tempat netral dalam hal ini Jakarta.

Tentu hal ini sangat merugikan bagi PSMS Medan yang seharusnya bisa mendapatkan dukungan penuh dari pendukung setianya namun bisa jadi sepi pendukung akibat lokasi laga yang digelar di luar Sumatera.

"Untuk jadwal laga tunda ini kita pengurus akan terus berusaha agar laga ini digelar di Stadion Teladan Medan. Kita tidak keberatan menyiapkan semua akomodasi dan penginapan tim tamu karena ini sudah menjadi konsekuensi atas pengunduran jadwal. Ini juga untuk menepis wacana tim tamu yang ingin laga digelar di tempat netral seperti Jakarta. Karena ini akan merugikan kita dalam persaingan merebut tiket babak delapan besar," terang Sekum PSMS Medan, Julius Raja, kepada medansport.id, Sabtu (12/10/2019) siang.

Sejauh ini bilang pria yang akrab disapa King ini, pihaknya telah berkordinasi dengan PT LIB sebagai penyelenggara resmi Liga 2 mengenai rencana jadwal laga tunda tersebut.

"Kita ajukan laganya digelar usai pelantikan Presiden, yakni pada Selasa (22/10/2019) mendatang dan lokasinya di Stadion Teladan Medan," ungkap King.

Laga PSMS Medan kontra Aceh Babel United ini sendiri harus ditunda untuk kedua kalinya. Setelah di laga awal yang seharusnya digelar di Stadion Teladan harus batal karena tak adanya izin pihak kepolisian dalam hal ini Polresta Medan, karena secara bersamaan ada aksi unjuk rasa besar dari berbagai elemen.

Alhasil panpel pun merubah jadwal dan lokasi laga di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam pada Sabtu (12/9/2019) sore nanti. Di balik persiapan yang sudah hampir fix laga tersebut kembali dibatalkan karena izin yang tak juga didapat dari kepolisian dalam hal ini Poldasu dengan alasan menjaga kondusifitas Sumatera Utara jelang pelantikan Presiden RI. (*)