Steward SMeCK, Alasan Tribun Selatan Selalu Damai Di Setiap Laga Kandang PSMS

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Di setiap laga PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 musim ini terlihat tak pernah sepi dari penonton dan kelompok Suporter.

Stadion Teladan pun menjadi saksi bisu bagaimana ribuan orang bernyanyi, menjerit, berlompat bahkan histeria ketika mendukung tim kesayangannya berlaga di atas lapangan hijau.

Khususnya di sisi Tribun Selatan. Tribun yang dihuni kelompok Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan. Hampir separuh dari total jumlah penonton berada di Selatan.

Kendati begitu padat dan tumpah ruah, tak jarang banyak penonton yang ingin bergabung menonton dan mendukung bersama kelompok suporter dengan masa terbanyak itu.

Tak ada konflik, rusuh apalagi hingga jatuh korban, menjadi alasan penonton tetap aman dan nyaman saat bergabung dengan mereka di sisi Selatan.

Medansport.id yang penasaran coba menelusuri alasan kenyamanan tribun paling penuh dan sesak itu di setiap jalannya laga.

Ternyata, Steward SMeCK Hooligan alasannya. Tim keamanan yang telah berdiri sejak 2003 lalu awalnya bernama SERGAPS atau lebih dikenal dengan Serdadu Gabungan Amankan Suporter.

Seiring berjalannya waktu nama itu pun berubah menjadi tim Steward. Alasannya pun sederhana, lebih elegan, mudah diucap dan mudah diingat.

"Biar lebih akrab dan mudah dikenal orang aja gak ada alasan lain kok," ungkap Komandan Steward SMeCK Hooligan, Rimbun Pakpahan saat ditemui Medansport.id di sekretariat mereka beberapa waktu lalu.

Rimbun mengaku tim ini dibentuk khusus untuk mengamankan para SMeCKer yang hadir di Stadion Teladan saat mendukung PSMS berlaga.

Apapun yang terjadi di sekitar stadion, baik sebelum laga dan sesudah laga Tim Steward bertanggung jawab penuh dengan aksi dan ulah ribuan anggotanya yang hadir.

Bukan pekerjaan mudah tentunya. Menjaga kondusifitas di balik tensi panas setiap laga yang tersuguh adalah resiko yang diemban anggota steward.

"Sebelum hingga laga berakhir, seluruh anggota SMeCK dari berbagai basis penjuru di Kota Medan tanggung jawab kita. Kalau ada potensi kisruh kita harus mengantisipasi sejak awal," terang Rimbun.

Bagaimana jika ada sosok asing atau di luar dari kelompok mereka yang coba gabung dan mengganggu suasana kedamaian? Steward tentunya tak akan diam sambung Rimbun.

"Jika ada sosok asing di tengah kelompok kami dan coba merusak kedamaian yang udah kami ciptakan maka kami akan langsung mengamankannya dan menyerahkannya ke pihak keamanan panitia laga dalam hal ini polisi yang ikut bertugas mengamankan," terang Rimbun.

Tak cuma mengamankan jalannya laga, ternyata Steward SMeCK tak jarang diminta untuk mengamankan setiap berlangsungnya perayaan keagamaan seperti Isra' Mikraj, Natal dan perayaan Idul Fitri.

" Di luar dari suporter kita juga sering dipanggil untuk ikut mengamankan perayaan keagamaan seperti menjaga sekitar Masjid ataupun Gereja," sebut Rimbun.

Ya, kelompok keamanan suporter yang terbalut sisi sosial ini yang menjadi rahasia di balik kedamaian dan kenyamanan setiap laga PSMS Medan. Keep spirit dan bravo SMeCK Hooligan. (*)