Terkait Kisruh Logo

SMeCK Pernah Berencana Turun Ke Jalan, Sayang Tak Dapat Izin

Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan saat menunjukkan koreo kala mendukng tim kesayangannya PSMS Medan bertanding di Stadion Teladan Medan. (Kesuma Ramadhan)

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Kisruh kepemilikan logo PSMS sejauh ini masih menyisakan polemik dan kasusnya dalam proses hukum.

Alhasil, beberapa sikap kekecewaan pun disampaikan pendukung setia PSMS. Salah satunya Suporter Medan Cinta Kinantan (SMeCK) Hooligan.

Pendukung dengan basis masa terbesar di Kota Medan ini tak cuma menyuarakan kekecewaan mereka terhadap Syukriwardi yang mengklaim memiliki logo PSMS, lewat spanduk.

Bahkan SMeCK juga pernah berencana melakukan aksi turun ke jalan. Sayang aksi tersebut tak kunjung dapat izin dari pihak Poldasu.

"Sebulan lalu kita juga berencana melakukan aksi turun ke jalan menuntut Syukriwardi untuk mencabut tuntutannya terkait klaim kepemilikan logo. Tapi sayang izin keramaian gak kita dapat, jadi sampai saat ini kita belum bisa melakukan aksi," sebut Ketua SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir, saat ditemui di sekretariat SMeCK, Senin (15/7/2019) siang.

Kendati kekecewaan mereka tak bisa tersalurkan, Lawren tetap berharap kisruh tersebut cepat berakhir agar ke depan PSMS bisa mendapat dukungan terutama dari sponsor yang sampai saat ini masih takut karena kisruh tersebut.

"Kalau gak ada kisruh, PSMS kan bisa mendapatkan sponsor. Apalagi, saat ini kita kan berpeluang ke Liga 1 dan kedepannya pasti butuh banyak dukungan dari pihak sponsor," harapnya.

Tapi apapun ceritanya, tegas Lawren, SMeCK Hooligan akan tetap mendukung dan mengawal PSMS di manapun berada.(*)