Liga2

‘Disentil’ Edy Rahmayadi, Ketua SMeCK Jawab Begini…

Ketua SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- Pembina PSMS Medan, Edy Rahmayadi sebelumnya sempat menyentil sikap suporter yang terkesan diam terkait kisruh logo yang masih dalam proses hukum.

Menyikapi hal itu, Ketua Suporter Medan Cinta Ayam Kinantan (SMeCK) Hooligan, Lawren Simorangkir menganggap apa yang disampaikan pembina merupakan hal yang lumrah.

Mengingat sikap Syukriwardi sebagai pihak yang mengklaim Logo PSMS sebagai miliknya itu cukup kelewatan, sehingga memancing reaksi negatif.

"Wajar Ayah (sebutan untuk Edy) bilang begitu karena sangat kecewa dengan sikapnya (Syukriwardi)," terang pria yang akrab disapa Lawren itu, saat ditemui Medansport.id di sekretariat SMeCK, Senin (15/7/2019) siang.

Namun sejauh ini bilang Lawren, pihaknya telah mengambil beberapa langkah. Salah satunya kritikan tajam di spanduk yang ditempel di beberapa titik di tengah Kota Medan.

"Kami juga menempel kritikan di spanduk setiap PSMS bermain di Teladan, tapi memang dianya gak pernah hadir dan takut untuk menampakkan batang hidungnya," sebut Lawren.

Untuk diketahui, pemberitaan sebelumnya menyebutkan jika Dewan pembina PSMS yang juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mendadak sentil para suporter yang belum bereaksi dengan kondisi kisruh Logo yang diklaim milik salah satu pihak.

Hal itu diutarakannya saat menghadiri temu ramah dengan managemen, mantan pemain, serta kelompok suporter PSMS di Gedung Bina Graha Pemprov Sumut, Jumat (12/07/19) lalu.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua PSSI itu pun mempertanyakan sikap suporter PSMS yang terkesan diam saat klubnya diganggu. (*)