Bidik Usia Dini, Vice Rector USU Cup 2 Kembali Digelar

Prof Fidel Ganis Siregar memberikan arahan kepada pemain usia muda binaan PS keluarga USU di Stadion Mini USU.(Haris)

MEDANSPORT.ID- MEDAN-- PS Keluarga USU kembali gelar turnamen sepakbola bertajuk Vice Rector USU Cup 2 di Stadion Mini USU, 12 sampai 14 Juli mendatang.

Turnamen ini pun bertujuan dalam rangka menambah jam terbang pemain, khususnya pemain muda. Turnamen yang digagas Arief Indra Siregar SSTP MM ini diikuti 24 tim dan digelar menggunakan sistem setengah kompetisi.

"Untuk tahun ini, turnamen akan lebih difokuskan untuk pemain dengan usia 15 tahun," ujar Ketua Panitia Poniman Arbi, Senin (8/7/2019).

Dikatakan, turnamen itu pertama kali digelar tahun 2017 dengan fokus pada usia 18 sampai 22 tahun. Saat itu PS Keluarga USU tampil sebagai juara, runner up PSAD, posisi ketiga PSMS Jr dan peringkat empat PPLP Sumut.

"Mengapa tahun ini turnamen khusus untuk usia 15 tahun, hal itu berdasar ide Ketua Umum PS Keluarga USU yang juga Wakil Rektor Prof Fidel Ganis Siregar," jelas Poniman.

Di tempat terpisah, Ketua Umum PS Keluarga USU yang juga Wakil Rektor Prof Fidel Ganis Siregar menilai potensi besar Sumut dalam sepakbola belum seluruhnya tergali khususnya anak-anak usia dini. Dibutuhkan kompetisi rutin, khususnya untuk pemain usia 15. Apalagi Sumut tahun 2024 menjadi tuan rumah PON bersama Aceh.

"Jadi, anak-anak usia 15 saat ini nantinya di tahun 2024 sudah berusia 19 tahun yang pada gilirannya akan menjadi pemain-pemain Sumut," jelas Fidel.

Fidel menyatakan sepakbola selalu menjadi topik menarik untuk diperbincangkan. Olahraga satu ini memiliki peminat dan penggemar hampir diseluruh lapisan masyarakat dari berbagai latarbelakang pekerjaan, usia dan pendidikan.

Pada tahun 2019, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 3 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional yang ditujukan kepada sekira 15 Instansi serta pemerintah daerah.

Dalam rangka percepatan peningkatan prestasi sepakbola nasional dan internasional, diinstruksikan untuk melakukan 10 tindakan.

Di antaranya, pembinaan pemain usia dini dan usia muda secara berjenjang, menyelenggarakan kompetisi sepakbola kelompok usia tingkat elit (unggulan) satuan pendidikan dan sekolah sepakbola.

"Sebagai bentuk implementasi dari instruksi tersebut, USU menggelar turnamen sepakbola usia muda yang menjangkau berbagai lapisan umur," jelas Fidel yang juga tercatat sebagai pelatih lisensi C AFC itu.

"Persiapan pelatih hingga perangkat pertandingan seperti wasit berlisensi serta infrastruktur olahraga harus diperhatikan," pungkasnya. (*)